Nasional

Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) | JabarPos Media

Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) – Selamat datang di situs berita Jabar Pos. Kami menyajikan sejumlah informasi yang aktual dan terpercaya untuk Anda yang ditulis dari berbagai sumber terpercaya. Untuk pencarian berita yang serupa atau satu tema, Anda bisa menemukan di kategori Nasional. Selamat membaca!

Judul : Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) | JabarPos Media
Link: Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) | JabarPos Media

Baca Juga

Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) | JabarPos Media



Calon Presiden petahana nomor urut 01, Joko Widodo, menyatakan bahwa masa depan akan dilanda dengan perang teknologi. Oleh karena itu Jokowi akan meningkatkan kapabilitas Tentara Nasional Indonesia dalam teknologi persenjataan dan siber bila menang Pemilu.

Demikian Jokowi saat penyampaian visi dan misi dalam Debat Pilpres Tahap Empat bersama Capres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto, di Hotel Shangrila Jakarta, Sabtu malam 30 Maret 2019. Debat ini mengangkat empat tema, yaitu Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan Keamanan dan Hubungan Internasional.

Dan Follow Juga Sosial Media Kami

Twitter: https://twitter.com/tvOneNews

Facebook: http://facebook.com/tvOneNews

Instagram: http://instagram.com/tvOneNews

———————————————————————————

Demikian Informasi Tentang Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) | JabarPos Media

Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat pengetahuan untuk para pembaca sekalian.

Anda telah menyaksikan Usai Debat: Membedah 'Perang' di Medsos | Apa Kabar Indonesia Malam (31/3/2019) | JabarPos Media.

Show More

Related Articles

37 Comments

  1. Pengen komentari Tsamara aja akh :
    Melihat dan mendengar Tsamara ngomong saya jadi ikut2an tarik nafas panjang dan bawaannya haus krn tenggerokan kering..
    Sepertinya Tsamara bukan hnya Pintar, tapi juga Nampak Pintar…
    Cara dia ngomong mmg Senafas dgn Prinsip Pak Jokowi dlm memimpin pemerintahannya, Cepat dan Lancar..
    Namanya juga jokowi mania, Tsamara ini cenderung ke arah jokowi mania garis keras yg Fanatik
    Sangat dsayangkan juga sih tsamara mengawali eksistensinya sbg politisi muda dgn memilih berada di dlm koalisi Pemerintah sehingga dia kurang mampu mengaktifkan imajinasi untuk mnciptakan Narasi-narasi yg besar dan otentik dlm brnegara dan berpolitik hari hari ini.
    Akibatnya apa? Puja puji kepada Pemerintah melumpuhnya nalar berpikirnya dlm melihat persoalan bangsa.
    – Cacat logika menurut saya kalo melihat Pembela2 Jokowi lebih sibuk mngkritisi sikap Oposan trhadap Pemerintah hnya krn berbeda. Kita bisa simak omongan dari Tsamara pd acara ini, hampir smua argumennya itu hnya memaparkan ulang apa yg jokowi katakan pd debat keempat dengan membumbui kata "setuju" atau "lebih cocok" diujung kalimatnya lalu sejurus kemudian mematahkan pandangan oposan tanpa pertimbangan mncerna Substansi masalahnya.
    Ketidakmampuan Tsamara melihat debat Calon Presiden itu adalah Pertaruhan besar, dmana harus pake kacamata Negara untuk melihatnya. Kalo dia paham apa itu Negara, tentu akan menilai debat kemarin itu antara Calon Presiden VS Calon Walikota NKRI. Apalagi tema debat ke 4 itu Hankam, Pemerintahan dan hub luar negeri. Tema ini Menjadi Etalase dimata Dunia sekaligus ini juga Dapur kita
    Kalo hnya menjadikan "Mall Pelayanan Publik" sbg tolak ukur keberhasilan pemerintah dan kemajuan suatu bangsa, lalu Narasi Besar jokowi yg Dilan yg harus serba cepat itu apa? Kalo mmg jokowi punya Visi yg kuat dan otentik yg sudah 4.0 harusnya Digitalisasi djamaan online-online ini akan meminimalkan pergerakan masyarakat di jalan2 raya di ibukota, cukup drumah/dkantor kita masing2 tnp harus prgi lagi ke Mall itu jadi waktu dan tenaga bisa lebih efektif dan efesien Sehingga "Cepat dan Tanggap" mnjadi suatu keniscayaan dpt tercipta.
    Dengan membangun "Mall Pelayanan Publik" ini justru hnya mengalihkan tempat pergerakan masyarakat di jalan2 tapi msh kurang efektif.
    Nah mgk inilah bedanya kalo mana org yg ngerti permasalahan dan mana yg tidak

    – cacat logika berikutnya, bagaimana mungkin turut aktif memberikan pengaruh pada diplomasi hubungan internasional kalo Presiden Jokowi pasif ikut acara2 kelas dunia. Tp sdh mnjadi rahasia umum kemampuan verbal beliau jauh dbawah standart, jd kita hnya bisa maklum.

    – dan kecacatan logika Jokowi berikutnya tentang cara pandang beliau trhadap objek2 vital dan strategis suatu Negara itu benar2 fatal. Krn ini temanya Hankam, tentu kita menginginkan perang Tapi sy yakin dan percaya sipil maupun militer bagi masyarakat berpendidikan, Bandara dan Pelabuhan merupakan saluran nafas kita, vital dan strategis. Koq Pak Jokowi lbh mengedepankan dagang daripada kedaulatan NKRI…

  2. terima kasih tv one,. diskusi ini bisa berjalan sehat,. yang masih muda dr. Gamal saya ucapkan terima kasih,. narasi dan argumentnya bs mantab kami terima,. semakin yakin kami utk memilih pilihan dr. gamal,. (1 catatan saya kenapa memilih dr. gamal krn murni idealis dan prinsipil utk menetapkan pilihan kepada Bp. Prabowo, dr. gamal tdk memiliki niat politik dengan tdk menjadi caleg atau anggota partai tertentu. sebagai anak muda dr. gamal ingin menjadi subjek politik.)

  3. Prabowo salah 1 pasukan terbaik dan sangat menguasai soal pertahanan. Tapi pertahanan untuk dirinya sendiri doi ga menguasainya. Soalnya sampai di pecat. Walau pun doi tni daripada tni. Weewww sungguh kejam

  4. Ahh Tsamara, gue mending dipimpin pemimpin "konvensional" tapi bisa melindungi rakyat dan kedaulatan negara. Daripada pemimpin digital milenial tapi istri kejengkang diabaikan, istri aja diabaikan apalagi rakyatnya. Lol

  5. Dek tsamara, global fire power menghitung berdasarkan kuantitas bukan kualitas, negara A memiliki 5 tank merkava dan negara B memiliki 10 tank amx. Klo berdasarkan kualitas jelas negara A paling kuat. Tapi GFP menghitung negara B yg pling kuat karena lebih bnyk alutsistanya. Paham kan dek tsamara.

  6. cie…cie… tsamara duduk 1 sofa dengan dr. gamal.. kaya mantenan aja. wkwwkwk btw. tsamara lirik2 terus ke dokter gamal. tsamara mukanya kelihatan merah. wkwkwkwk

    lihat cara duduknya tsamara menyilang kakinya ke arah dr. gamal. itu tandanya ngasih sinyal.

    cb lihat tanganya tssamara. main2 in jarinya ketika dr gamal bicara. kelihatan grogi didekat dr gamal.

    wkwkwkwkw

    90 % tsamara jatuh cinta ke dokter gamal.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Close