Jabar

Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk | JabarPos Media

Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk – Selamat datang di situs berita Jabar Pos. Kami menyajikan sejumlah informasi yang aktual dan terpercaya untuk Anda yang ditulis dari berbagai sumber terpercaya. Untuk pencarian berita yang serupa atau satu tema, Anda bisa menemukan di kategori Jabar. Selamat membaca!

Judul : Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk | JabarPos Media
Link: Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk | JabarPos Media

Baca Juga

Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk | JabarPos Media



Live streaming 24 jam: https://www.cnnindonesia.com/tv

Seorang ibu di Purwakarta, Jawa Barat, tega mengubur bayinya hidup-hidup. Bayi berusia lima bulan tersebut berhasil diselamatkan, dan dirawat intensif di RSUD Purwakarta. Ibu sang bayi diduga mengalami depresi pasca melahirkan, atau baby blues syndrome.

Setelah sempat membaik dan dipindah ke ruang perawatan intensif kemuning, r-s-u-d purwakarta, kondisi bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya, kamis pagi, kembali memburuk.

Ikuti berita terbaru di tahun 2019 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com/tv dan channel CNN Indonesia di Transvision.

Dalam tahun politik sekarang ini dan menuju pilpres 2019, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten politik 2019 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai.

CNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia.com dan CNBC Indonesia.

Follow & Mention Twitter kami:
@myTranstweet
@cnniddaily
@cnnidconnected
@cnnidinsight
@cnnindonesia

Like & Follow Facebook:
CNN Indonesia

Follow IG:
cnnindonesiatv

Demikian Informasi Tentang Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk | JabarPos Media

Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat pengetahuan untuk para pembaca sekalian.

Anda telah menyaksikan Kondisi Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup Memburuk | JabarPos Media.

Show More

Related Articles

20 Comments

  1. Postpartum depression?!?
    Keluarganya jg pe'a, kok gak sadar ibunya stress? Dibiarin ditinggal berdua aja sama bayinya.
    Seriously kejadian kyk gini bs dihindari kalo aja banyak yg kasih perhatian lebih ke ibu baru melahirkan, krn ibu baru melahirkan manapun bs bersikap sprt ini kalau tertekan. Yup, ini bkn gila dr awal, mental ibu baru melahirkan bs labil sampai begini klo gak ada support yg bagus dn bantuan dr org sekitar. Rutinitas dn pola hidup yg berubah, waktu tidur yg berkurang, gak sempat makan, tangisan bayi bertubi2, apalagi denger cibiran org2 sekitar yg cm bs menyalahkan, menuntut, dn menghakimi tanpa memberi bantuan untk kasi ibu baru setidaknya waktu istirahat dan menjernihkan pikiran. Ibu baru tuh manusia bukan wonderwoman, jangan serahin semua kerjaan rumah ke ibu baru melahirkan, mana ini anak orok gak ada manual booknya kan.

    Dan ibu2 baru lahiran mendadak kyk gini bkn cm ada di pedesaan yg kurang informasi. Banyak loh ibu baru di perkotaan jg mengalami depresi begini krn suami + keluarga gak peka dn gak ngasi perhatian lbh dan bantuan ketika masa menyusui, semua tugas rmh dilimpahin ke ibu sendirian smntara hormon masih labil dan ada orok pula yg gak jelas maunya apa. Banyak yg sampe pingin bunuh bayinya sendiri, tp kebanyakan dibawa terapi k RS. Ini lbh parah dr baby blues, jd sampe bs membahayakan bayinya itu bener bgt.

    Jd ibu2 menyusui yg kuburan ari2 bayinya tanahnya masih merah harap ditemenin ya setiap ngasuh bayinya, biar ada yg bantuin jg. Kasian klo gak ada keluarga yg bantu nemenin, ke kamar mandi pun nggak bs.

  2. Y allah jl sy jd pejabat negara udh sy bkin UUD orgtua yg tega membunuh menelantarkan anak dhukum gantung……kdg bnyk jg orgtua buang mmbunuh darah dging mreka krn hub trlarang..masya allah jd sedih.smoga si dede ny cpt smbh y allah.amiin

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Close